30 November 20180 Komentar | Dilihat : 155 kali
Ditulis oleh admin

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di laksanakan pada hari Jum'at ,30 Nopember 2018 di pendopo kecamatan parengan,yang di hadiri oleh Dinas-dinas Instansi Se kecamatan Parengan kecamatan,Kepala Desa se Kecamatan Parengan,Kapolsek Parengan,Danramil parengan serta Seluruh staff kecamatan parengan,dalam sambutan Camat Parengan (Hedro Basuki,SH.,MM.), menyampaikan Dengan momentum lahirnya Nabi Muhammad SAW, disampaikan kepada seluruh hadirin untuk mengikuti sunah-sunah Rosul baik dilingkungan keluarga mapupun dilingkungan kerja. Suatu contoh menepati undangan setiap acara karena dengan mengikutinya perilaku dan sunah-sunahnya dalam rangka melaksanakan tugas-tugas Aparatur harus selalu memberikan contoh suritauladan kepada masyarakat.

Di era melenial masyarakat cenderung meninggalkan tradisi-tradisi yang berkembang di desa bahkan merubah paradigma modern sehingga cirikas perdesaan yang sudah mengakar di masyarakat sudah maulai luntur tergerus oleh peradaban modern. Tradisi masyarakat sebagai pewaris leluhur yang merupakan cirikas Desa Khususnya Budaya Gotong-royong sudah banyak ditinggalkan termasuk kebiasaan besrsih-bersih kampung, Ronda malam dan lain-lain hampir tidak ditemukan.

Ditegaskan oleh camat parengan, agar warga desa menjadi tuan rumah di desanya, tidak menjadi tamu. Selanjutnya ditegaskan pula agar kita kembali ke tradisi perdesaan yang kental dengan budaya Indonesia.

Kategori
Tag
comments powered by Disqus